Dilema Kemandirian Belajar Mahasiswa di Tengah Penggunaan Artificial Intelligence Untuk Penyelesaian Tugas Akademik
Keywords:
Artificial Intelligence, Kemandirian Belajar, Pengalaman Mahasiswa, Tugas AkademikAbstract
Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman mahasiswa dalam menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk menyelesaikan tugas akademik serta mengungkap dilema kemandirian belajar di tengah kemudahan teknologi. Penggunaan AI mengubah cara mahasiswa mencari informasi, menyusun tugas, memahami materi, mengembangkan gagasan, dan mengambil keputusan belajar. Menggunakan pendekatan kualitatif studi fenomenologi, data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dokumentasi dari empat mahasiswa PAI STAINAA Banyuwangi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan AI sebagai kemudahan yang menggeser sebagian proses belajar mandiri dan mendorong pergeseran berpikir menuju ketergantungan. Meski demikian, kemandirian tidak sepenuhnya hilang bagi mahasiswa yang tetap membaca ulang, memeriksa, membandingkan, dan mengolah kembali keluaran AI untuk mempertahankan keterlibatan intelektual. Implikasinya, AI harus diarahkan sebagai alat bantu berpikir yang memperkuat pembelajaran, bukan menggantikan proses berpikir mahasiswa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zalfa Zaliyanty Sugiarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
License Terms
All content published in QOLAMUNAA: Jurnal Pendidikan Agama Islam is licensed under the CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). By submitting and publishing an article in this journal, authors agree to comply with all applicable license terms and conditions.





