Kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia: Kajian Pustaka Deskriptif-Analitis

Authors

  • Azizah Khoirun Nisa Uiversitas Islam Tribakti Lirboyo kediri
  • Wasito Universitas Islam Tribakti Lirboyo kediri

Keywords:

islamic education, HR Development, Character, Holistic balance, Second- Century Skills, pendidikan agama islam

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pengembangan sumber daya manusia melalui kajian pustaka deskriptif-analitis. Pendidikan Agama Islam dipandang memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter moral dan spiritual yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan publikasi akademik yang relevan dengan tema PAI dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia melalui tiga aspek utama, yaitu pembentukan karakter berbasis akhlak mulia, integrasi nilai-nilai keislaman dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan, serta penguatan kompetensi abad ke-21 yang berlandaskan etika religius. Secara konseptual, artikel ini menegaskan posisi Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi pedagogis dalam pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada keseimbangan antara dimensi kognitif, afektif, dan spiritual. Temuan ini memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan kajian PAI serta implikasi praktis bagi penguatan peran PAI dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Nisa, A. K., & Wasito. (2026). Kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia: Kajian Pustaka Deskriptif-Analitis. QOLAMUNAA : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 71–88. Retrieved from https://ejurnal.stainaa.ac.id/index.php/qolamunaa/article/view/6